Ada 4 Jenis Label Produk yang Sering Kita Jumpai, Intip Kegunaannya

Kalau kamu berkunjung ke sebuah Department Store, pasti pandangan kita langsung melihat pada label-label brand yang terpampang.  Tapi tahukah kamu kalau ternyata jenis label produk itu tidak hanya yang ada di setiap section brand saja, lho. Bahkan ada juga yang letaknya ada di dalam produk. Apa saja sih jenis label yang ada pada kemasan produk itu? Sebelumnya, intip dulu sejarah penggunaan label berikut ini.

 

Sejarah Penggunaan Label

"Contoh

Dikumpulkan dari berbagai literatur, terlihat manusia sudah mulai menggunakan label sejak 3.000 tahun lalu. Tepatnya bangsa China dan Mesir yang menggunakan kertas papyrus sebagai label stiker yang menandai mana guci yang berkualitas, untuk membedakannya dengan yang lain.

 

Baca Juga: Jenis Kertas dan Kesesuaian Moda Cetak

 

Di abad ke-16, label sudah mulai dicetak pada kain. Karena kain mulai dikirim ke kota atau bahkan negara lain, jadi untuk membedakan jenis dan kualitas kain diperlukan label. Dunia farmasi mulai menggunakan label di abad ke-17, agar tidak salah memberikan obat-obatan.

 

Masih di tahun 1700-an, orang Italia sudah memasang label pada wine mereka. Lalu di tahun 1800-an, orang mulai memahami pentingnya label untuk meningkatkan mutu produk. Hingga di tahun 1950-an, seluruh dunia mulai memahami bahwa label bisa meningkatkan nilai jual.

 

4 Jenis Label Produk

"Contoh

Pada umumnya fungsi label setiap produk sama. Tetapi label kemasan memiliki jenis yang berbeda-beda. Berikut empat jenis label yang dikenali secara luas:

1. Label Merek

Label merek merupakan tulisan atau logo merek sebuah produk. Penempatannya bisa di mana saja, tergantung dari produknya. Fungsi label merek adalah untuk identitas perusahaan dan membedakan merek tersebut dengan merek lainnya.

 

Beberapa merek ternama pada pakaian atau tas, misalnya, menempatkan label merek hingga ke bagian terdalam yang tersembunyi. Ini menandakan keaslian dan kualitas produk, agar konsumen bisa mudah membedakan kualitas produk orisinal dan tiruan.

 

2. Label Produk

Beda dengan label merek yang bisa berupa tulisan atau gambar saja, label produk berisi info lengkap terkait produk tersebut. Ada yang menjadi satu dengan label merek, tapi ada juga yang berbeda penempatannya.

 

Misalnya pada kemasan susu, label merek ada di depan, sedangkan label produk ada di belakang. Label ini berisi info lengkap mengenai bahan baku produk, negara tempat dibuatnya, tanggal pembuatan, dan berbagai info lain tergantung produknya.

Untuk produk yang dikonsumsi, isi dari label ini biasanya bisa cukup panjang karena info yang dimuat harus lengkap. Contohnya pada makanan, minuman, alat kosmetik, dan obat-obatan. Kebijakan di tiap negara mengenai label produk bisa berbeda-beda. Khusus di Indonesia, produk dianggap aman apabila memiliki sertifikasi BPOM dan MUI.

 

3. Label Tingkat

Jenis yang ketiga ini menunjukkan tingkatan produk. Tidak semua barang yang dijual harus menggunakan label tingkat, biasanya hanya digunakan untuk industri fashion atau suatu barang yang bisa dipakai. Misalnya saja T-shirt, pasti ada ukuran mulai dari XS, S, M, L, XL, dan seterusnya. Sementara celana ada ukuran 26, 27, 28, 29, dan seterusnya. Fungsinya untuk memudahkan konsumen mencari produk yang ukurannya pas.

 

4. Label Deskriptif

Terakhir adalah label yang menjelaskan info tambahan mengenai produk tertentu. Misalnya ada tambahan info “Tanpa bahan pengawet” pada makanan. Atau “Dibuat 100% dari bahan organik” pada berbagai produk.

 

Untuk beberapa jenis pakaian, label deskriptif sering kita jumpai. Biasanyaberisi petunjuk perawatan. Bagaimana cara mencucinya, mengeringkannya, hingga menyetrika dan menyimpannya.

Pentingnya Label

Label memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah sebagai identitas. Pada fungsi ini, label bakal membedakan antara merek satu dengan lainnya. Bentuknya bisa berupa gambar, tulisan, atau gabungan keduanya.

 

Tak hanya itu, label juga bisa kok kamu gunakan sebagai sarana promosi. Cukup pilih label dengan gambar atau warna yang menarik sehingga mudah dilihat. Dari label, konsumen bisa dengan mudah mencari tahu berbagai info terkait produk. Mulai dari bahan baku, tanggal pembuatan dan kedaluwarsa, cara penggunaan, dan lain-lain.

 

Baca Juga: Format Finishing Produk Printing Pra Produksi

 

Nah kalau Sudah tahu jenis dan pentingnya sebuah label, kini saatnya mencetak label produk kamu sendiri. Gampang banget lho caranya, tak perlu datang ke fotocopy terdekat. Onliner cukup cetak label di web onlineprint.co.id. Dijamin, kamu bisa #BermainDenganWarna tinta print variatif seperti warna metalik yang lebih elegan serta ragam kertas print sesuai kebutuhan.

 

Tapi kalau onliner pengen berkunjung ke percetakan langsung, datang saja ke PT Bintang Sempurna. Di sana kamu bisa nge-print model-model label seperti dalam bentuk cetak stiker, kartu ucapan dan lain sebagainya dengan dukungan berbagai mesin print terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.